Selasa, 01 November 2016

Psikologi Manajemen - Visi Misi

Psikologi Manajemen



Laudry Lavanderia 

 3PA07
Anggota Kelompok :
Novi Latifah               18514041
Nurma Oktavia           18514232
Padma Paramitta         18514362
Rani Hadyaningtyas   18514917
Revisha Avenia           19514124








Tanggal berdiri : 13 Desember 2013
Alamat              : Jl. Alternatif Cibubur, Jatisampurna, Kota Bks, Jawa Barat 17435

No.Tlp              : (021) 8459xxxx

Visi :
    Menjadi laundry berbasis entrepreneurship dengan pelayanan professional sehingga menguntungkan untuk pelanggan dan karyawan.

Misi :
1.      Produksi yang ramah lingkungan
2.      Pelayanan secara professional
3.      Ketepatan waktu dalam penyelesaian
4.      Pemisahan baju putih dan berwarna
5.      Kontrol rutin terhadap sistem pelayanan
6.      Pelayanan jasa antar jemput laundry secara online

I. Operasi Laundry

1. Penerimaan Cucian
Penerimaan cucian adalah tahap awal dimana akan melakukan proses cuci-mencuci. Dalam penerimaan pencucian, kami akan menimbang pakaian tersebut dan menghitung jumlah pakaian tersebut.

 2. Pemilihan / Seleksi Pakaian
Memisahkan jenis pakaian yang sensitif terhadap mesin, air atau pun kimia laundry, dengan tujuan untuk menghindarkan resiko yang akan terjadi nantinya.

3. Penandaan (Tagging)
Menandai setiap pakaian konsumen agar tidak tertukar satu sama lain.

4. Proses Mencuci
a)      Pra Cuci : berfungsi untuk merendamkan pakaian sebelum proses cuci, hal ini bisa membantu untuk mengangkat kotoran yang berat, sehingga pada saat cuci, tidak ada sisa kotoran yang menempel. Bisa mengguunakan kimia khusus yang telah tersedia di agen kimia laundry.
b)   Cuci : proses dimana pakaian dibersihkan dalam waktu kurang lebih 45 – 60 menit, agar segala kotoran yang menempel pada pakaian terangkat, menghasilkan pakaian yang bersih.
c)  Bilas dan Pelembut : ini adalah tahap membilas pakaian yang dimana pelembut akan ikut berperan untuk menetral kadar sabun yang berlebihan pada pakaian.
d)   Pengeringa Ekstrak (Lembab) : pakaian akan dikeringkan dari kadai air / basah dan saat selesai pakaian hanya tinggal dikeringkan 100% dengan tenaga surya matahari atau tenaga mesin pengering.
  
5. Pengeringan 100% dari Kadar Air
Mengeringkan pakaian dengan tabir surya / matahari atau menggunakan mesin pengering (dryer). Hal ini lah yang sangat mempengaruhi hasil pengeringan.

6. Penyetrikan
Setrika pakaian setelah pengeringan selesai, waktunya memberi sentuhan akhir yang rapi dan wangi. Menggunakan suhu setrika sesuai dengan jenis pakaian, menghindari suhu panas yang berlebihan agar tidak terjadi resiko hangus. Jika pakaian tersebut memiliki gambar / sablon disarankan setrika dari bagian dalam gambar. 

II. Pembersihan Mesin

1. Mesin Cuci
Membersihkan mesin cuci seusai pemakaian, membersihkan bagian dispenser / tempat penuangan kimia laundry sampai bersih, usapkan lingkaran perekat pintu (door gasket) dan drum agar sisa air cepat mengering. Hal ini mencegah terjadinya penimbulan jamur yang dikarenakan lembab. Dan untuk pintu jangan ditutup rapat, agar mendapatkan sirkulasi udara.

2. Mesin Pengering
Mesin pengering selain berfungsi untuk mengeringkan pakain secara maksimal, tetapi membantu mengangkatkan debu-debu yang menempel pada pakaian. Disarankan untuk mesin pengering setiap sekali pemutaran (dengan kapasitas bervariasi), selalu bersikan filter yang terdapat pada depan lingkaran pintu. Hal ini harus dilakukan, agar tidak terjadinya penyumbatan di dalam mesin. Dan untuk di bagian selang pembuangan (fleksibel), bersihkan 2 minggu sekali.

III. Pemilihan Kimia Laundry

1. Sabun Cair (Detergent Liquid)
Fungsi sabun cair adalah untuk mengangkat noda lemak yang membandel dari pakaian. Dan sabun cair direkomendasikan untuk mesin cuci buka depan (front loading)

2. Sabun Bubuk (Detergent Powder)
Sabun bubuk biasa digunakan untuk mesin cuci buka atas (top loading), tetapi ada beberapa sabun bubuk yang direkomendasikan untuk mesin buka depan (front loading). Teatapi tetap harus cermat untuk memilih sabun.

3. Pelembut (Softener)
Pelembut berperan sebagai penetralisir kadar busa yang tersisa di pakaian, jadi jangan beranggapan pelembut ini adalah pewangi untuk pakaian. Wangi yang disajikan adalah variasi agar konsumen tertarik
untuk memilihnya.

4. Pelicin
Pelicin ini digunakan untuk membantu pada saat penyetrikaan pakaian agar tidak kusut.

5. Pewangi (Parfum)
Pewangi adalah sentuhan terakhir pada pakaian. Setelah pakaian selesai di setrika, diamkan sampai hilang hawa panasnya. Lalu berikan semprotan pewangi ke pakaian dan kemaslah pakaian ke dalam plastik laundry.

IV. Tata Cara Penandaan Pakaian (Tagging)

Berikut adalah cara melakukan penandaan pada pakaian yang baik dan benar :

Siapkan pakaian yang akan ditandakan, penandaan ini bermaksud untuk memberi inisial pakaian agar tidak tertukar antara konsumen ke konsumen yang lain. Pastikan alat penanda sudah disiapkan seperti : tag gun, tag pin dan label pin. Masukkan tag pin dalam tag gun, pastikan tagi pin dalam posisi pas, lalu sediakan label pin yang telah berada dalam jarum tag gun, carilah posisi penandaan yang pas dan tembakkanlah tag gun sampai tag pin tembus pada pakaian. Untuk penempatan tag pin harus posisi yang terlindungi, bermaksud menghindarkan dari panas mesin pengering dan tertatik dari pakaian yang lain. Posisikan tag pin pada dalam pakaian, agar perlindungannya lebih aman. Setelah pakaian diseleksi untuk di setrika, jangan lupa untuk melepaskan tag pin dan label pin tersebut dari pakaian.

Kamis, 16 Juni 2016

Kesehatan Mental - OCD (Obsessive Complusive Disorder)

OCD (Obsessive Complusive Disorder)



Kelas                             : 2PA07
Nama Kelompok          :
1.     Agung Fikri Prabowo (10514462)
2.     Daniella Meira Ghea Anggarani (12514525)
3.     Nurma Oktavia (18514232)
4.     Willy Iskandar (1C514248) 
5.     Yesica Salwa (1C514389)
Obsesive Compulsive Disorder (OCD), merupakan sejenis gangguan kecemasan, yaitu penyakit yang berpotensi mengganggu serta memerangkap orang dalam siklus pikiran dan perilaku yang berulang. Orang dengan OCD ini terganggu oleh stres, ketakutan atau bayangan yang berulang (obsesi) yang tidak dapat mereka kendalikan. Kecemasan/kegelisahan yang dihasilkan oleh pikiran-pikiran tersebut mengarahkan mereka pada kebutuhan mendesak untuk melakukan ritual atau rutinitas tertentu (compulsion). Ritual kompulsif ini dilakukan dalam upaya untuk mencegah pikiran obsesif atau membuat pikiran tersebut hilang.
Meskipun ritual ini dapat mengurangi kecemasan untuk sementara, namun orang tersebut harus melakukan ritualnya lagi ketika pikiran obsesif datang kembali. Siklus OCD dapat menyita waktu yang sangat banyak dan secara signifikan mengganggu aktivitas normal. Penderita OCD mungkin menyadari bahwa pikiran tersebut adalah obsesi dan dorongan yang tidak masuk akal atau tidak realistis, tetapi mereka tidak mampu menghentikannya.

Gejala-gejala Obsessive Compulsive Disorder dapat bervariasi. Gejala obsesi yang umumnya ditemukan adalah:

  • Takut kotor atau terkontaminasi oleh kuman.
  • Takut mencelakai orang lain.
  • Takut membuat kesalahan.
  • Takut malu atau berperilaku sosial yang tidak dapat diterima masyarakat.
  • Takut berpikir jahat atau berdosa.
  • Perlu kerapian, seimbang atau ketepatan.
  • Keraguan yang berlebihan dan kebutuhan untuk selalu dipercayai.
Sedangkan gejala kompulsi meliputi:
  • Berulang kali mandi, siram atau mencuci tangan.
  • Menolak untuk berjabat tangan atau menyentuh pegangan pintu.
  • Berulang kali memeriksa hal-hal yang sama, seperti kunci atau kompor.
  • Terus berhitung, baik di dalam pikiran atau diucapkan dengan keras sambil melakukan tugas-tugas rutin.
  • Mengatur barang-barang dengan cara tertentu secara terus-menerus.
  • Mengkonsumsi makanan dalam urutan tertentu.
  • Terjebak pada kata-kata, gambar atau pikiran, yang biasanya mengganggu, sehingga dapat mengganggu waktu tidur.
  • Mengulangi kata-kata, kalimat atau doa tertentu.
  • Melakukan tugas yang sama berkali – kali.
  • Mengumpulkan atau menimbun barang tanpa nilai yang jelas/berarti.

Penyebab pasti dari OCD belum sepenuhnya dipahami, namun penelitian telah menunjukkan bahwa kombinasi faktor biologis dan lingkungan ikut terlibat.

Faktor biologis: Otak adalah struktur yang sangat kompleks. Otak berisi miliaran sel saraf yang disebut neuron dan harus berkomunikasi serta bekerja sama agar tubuh dapat berfungsi secara normal. Neuron berkomunikasi melalui sinyal listrik. Mediator khusus, yang disebut dengan neurotransmiter, membantu memindahkan pesan-pesan listrik dari neuron ke neuron. Penelitian telah menemukan hubungan antara rendahnya kadar neurotransmitter , yang disebut serotonin, dengan terjadinya OCD. Selain itu, ada bukti bahwa ketidakseimbangan serotonin dapat diturunkan dari orang tua kepada anak-anak. Hal ini berarti OCD dapat diwariskan.
Daerah-daerah tertentu di otak dapat juga terpengaruh oleh ketidakseimbangan serotonin, yang memicu timbulnya OCD. Masalah ini tampaknya melibatkan jalur otak yang menghubungkan daerah otak yang berfungsi sebagai penilaian dan perencanaan, dengan daerah otak yang menerima pesan untuk gerakan tubuh.
Studi juga telah menemukan hubungan antara infeksi oleh bakteri Streptococcus dengan OCD. Infeksi ini, jika berulang dan tidak diobati, dapat menyebabkan timbulnya OCD dan gangguan lainnya pada anak-anak.
Faktor Lingkungan: Terdapat faktor lingkungan yang dapat memicu OCD pada orang-orang yang memiliki kecenderungan OCD. Faktor lingkungan juga dapat memperburuk gejala dan meliputi:
  • Siksaan
  • Perubahan kondisi kehidupan
  • Penyakit
  • Kematian orang yang dicintai
  • Masalah atau perubahan yang terkait dengan pekerjaan dan sekolah
  • Masalah dalam hubungan percintaan.

Konsep : Dalam video ini kami mengambil konsep belajar mengajar dimana 1 orang berperan menjadi dosen dan 3 orang berperan sebagai mahasiswa diantara 3 mahasiswa ini terdapat 1 mahasiswa yang menderita OCD (Obsessive Complusive Disorder). Dalam video ini kami akan membahas tentang apakah OCD (Obsessive Complusive Disorder) itu,serta apa saja gejala,penyebab dan lain-lainnya.

Berikut link videonya : www.youtube.com/watch?v=J6Z7-8Fj5K0

Jumat, 01 April 2016

Teori Kepribadian Sehat

Nurma Oktavia
18514232
2pa07
Kesehatan Mental

BAB I
PENDAHULUAN
Apakah yang dimaksud dengan kepribadian yang sehat?Bagaimana sifat-sifat orang yang memiliki kepribadian yang sehat?Bagaimanakah tingkah laku,pikiran serta perasaan orang ini?dan Apakah anda adalah pribadi yang sehat?Dapatkah anda atau saya menjadi pribadi yang sehat?
Pertanyaan itu pertanyaan yang menarik untuk dibahas dalam suatu pandangan yang mewakili pertanyaan banyak orang.
Kepribadian merupakan suatu konsep yang sangat luas. Itulah kenapa definisi kepribadian yang disampaikan oleh beberapa ahli lain kadang berbeda. Namun perbedaan pendapat tersebutlah yang nantinya akan melengkapi serta juga memperkaya pengetahuan kita tentang konsep kepribadian. Berikut ini adalah pengertian atau juga definisi kepribadian menurut para ahli. Roucek dan Warren, didalam buku “Sociology an Introduction”,  Roucek serta Warren mendefinisikan kepribadian ialah sebagai organisasi faktor-faktor biologis, psikologis, serta juga sosiologis yang mendasari perilaku individu. Faktor-faktor biologis tersebut meliputi keadaan fisik, watak, seksual,  sistem saraf, proses pendewasaan individu yang bersangkutan, dan juga kelainan-kelainan biologis lainnya.Adapun faktor psikologis tersebut meliputi unsur tempramen, perasaan,kemampuan belajar, keinginan,  keterampilan,  dan  lain sebagainya. Faktor sosiologis yang mempengaruhi  kepribadian seorang individu tersebut dapat berupa proses dari sosialisasi yang diperoleh sejak kecil.
Pengertian sehat menurut WHO atau organisasi kesehatan dunia adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Definisi sehat menurut WHO ini adalah sehat secara keseluruhan, baik jasmani, rohani, lingkungan berikut faktor-faktor serta komponen-komponen yang berperan di dalamnya. Sehat menurut WHO terdiri dari suatu kesatuan penting dari 4 komponen dasar yang membentuk ‘positif health’, yaitu:
·         Sehat Jasmani
·         Sehat Mental
·         Sehat Spiritual
·         Kesejahteraan sosial

BAB II
TEORI
A.    Kepribadian Sehat Berdasarkan Aliran Psikoanalisis
Psikoanalisis merupakan salah satu bentuk model kepribadian.dimana teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund freud (1856-1938).Menurut Freud Tingkat Kehidupan Mental dibagi dua yaitu :
·         Unconscious (alam tidak sadar)
Tempat segala dorongan, desakan,  maupun insting yang tidak disadari tetapi mendorong perasaan, perkataan, dan tindakan

·         Preconscious
Elemen yang tidak disadari tapi bisa muncul dalam kesadaran.

Juga terdapat peta wilayah yaitu :
·         Id
merupakan bagian paling primitif dalam kepribadian, dan dari id ini nanti ego dan Super Ego berkembang. Dorongan dalam Id selalu ingin dipuaskan dan menghindari yang tidak menyenangkan.
·         Ego
merupakan bagian “eksekutif” dari kepribadian, ia berfungsi secara rasional berdasakan prinsip kenyataan. Berusaha memenuhi kebutuhan Id secara realistis,yaitu dimana Ego berfungsi untuk menyaring dorongan-dorongan yang ingin dipuaskan oleh Id berdasarkan kenyataan.sebagai penengah antara id dan Superego
·         Superego
merupakan gambaran nilai moral masyarakat yang diajarkan orang tua dan lingkungan seseorang. Pada dasarnya Super Ego merupakan hati nurani seseorang dimana berfungsi sebagai penilai apakah sesuatu itu benar atau salah. Karena itu Super Ego berorientasi pada kesempurnaan.

Freud berfokus pada alam bawah sadar kita.ketika dorongan-dorongan alam bawah sadar kita tidak terpenuhi maka akan dapat menyebabkan gangguan kepribadian dan juga menggangu kesehatan mental yang disebut psikoneurosis.
Dengan kata lain, mereka tidak disadari. Ini adalah ekspresi dari dorongan tidak sadar yang muncul dalam perilaku dan pikiran. Istilah “motivasi yang tidak disadari” / (unconscious motivation) menguraikan ide kunci dari psikoanalisa. Psikoanalisis mempunyai metode untuk membongkar gangguan – gangguan yang terdapat dalam ketidaksadaran ini, antara lain dengan metode analisis mimpi dan metode asosiasi bebas.

Kepribadian yang sehat menurut psikoanalisis:
1.  Menurut freud kepribadian yang sehat yaitu jika individu bergerak menurut pola perkembangan yang ilmiah.
2.  Kemampuan dalam mengatasi tekanan dan kecemasan, dengan belajar
3.  Mental yang sehat ialah seimbangnya fungsi dari superego terhadap id dan ego
4.  Tidak mengalami gangguan dan penyimpangan pada mentalnya
5.  Dapat menyesuaikan keadaan ddengan berbagai dorongan dan keinginan

B.     Kepribadian Sehat Menurut Aliran Behavioristik
Teori ini berfokus pada stimulus dan respon.dimana perilaku dipengaruhi adanya stimulus-Respon. Behaviorisme menolak bahwa pikiran merupakan subjek psikologi dan bersikeras bahwa psikologi memiliki batas pada studi tentang perilaku dari kegiatan-kegiatan manusia dan binatang yang dapat diamati. Teori Behaviorisme pertama kali diperkenalkan oleh John B. Watson (1879-1958).
Kepribadian yang sehat menurut behavioristik:
1.      Memberikan respon terhadap faktor dari luar seperti orang lain dan lingkungannya
2.      Bersifat sistematis dan bertindak dengan dipengaruhi oleh pengalaman
3.      Sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal, karena manusia tidak memiliki sikap dengan bawaan sendiri
4.      Menekankan pada tingkah laku yang dapat diamati dan menggunakan metode yang obyektif

C.     Kepribadian Sehat Menurut Aliran Humanistik
Aliran ini berkembang pada tahun 1950. Humanistik merasa tidak puas dengan behaviori maupun dengan aliran psikoanalisis. Aliran humanistik ini mengarahkan perhatiannya pada humanisasi yang menekankan keunikan manusia. Psikologi Humanistik manusia adalah makhluk kreatif,yang di kendalikan oleh nilai-nilai dan pada pilihan-pilihan sendiri bukan pada kekuatan-kekuatan ketidaksadaran.
Kepribadian yang sehat menurut humanistik, perilaku yang mengarah pada aktualisasi diri:
1.      Menjalani hidup seperti seorang anak, dengan penyerapan dan konsentrasi sepenuhnya.
2.      Mencoba hal-hal baru ketimbang bertahan pada cara-cara yang aman dan tidak berbahaya.
3.   Lebih memperhatikan perasaan diri dalam mengevaluasi pengalaman ketimbang suara tradisi, otoritas,  atau mayoritas.
4.     Jujur ; menghindari kepura-puraan dalam “bersandiwara”.
5.      Siap menjadi orang yang tidak popular bila mempunyai pandangan sebagian besar orang.
6.      Memikul tanggung jawab.
7.      Bekerja keras untuk apa saja yang ingin dilakukan.
8. Mencoba mengidentifikasi pertahanan diri dan memiliki keberanian untuk menghentikannya.

D.    Teori Kepribadian Yang Matang Model Allport
Allport Percaya bahwa masalah yang sangat penting bagi ahli-ahli psikologi yang mempelajari kepribadian ialah usaha untuk menerangkan motivasi.Manakah kekuatan-kekuatan yang mendorong dan menarik,atau dengan suatu cara mengatur perbuatan-perbuatan manusia?Allport berpendapat bahwa Kepribadian yang sehat tidak dibimbing oleh kekuatan-kekuatan tak sadar atau pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak.
Ada tujuh kriteria kepribadian yang matang,yaitu :
1.                        Perluasaan Perasaan Diri
2.                        Hubungan Diri yang Hangat dengan Orang-Orang Lain
3.                        Keamanan Emosional
4.                        Persepsi Realistis
5.                        Keterampilan-keterampilan dan Tugas-tugas
6.                        Pemahaman Diri
7.                        Filsafat Hidup yang Mempersatukan

E.     Teori Orang Yang Berfungsi Sepenuhnya Model Rogers
Rogers terkenal sebagai seorang tokoh psikologi humanis, aliran fenomenologis-eksistensial, psikolog klinis dan terapis, ide-ide dan konsep teorinya banyak didapatkan dalam pengalaman pengalaman terapeutiknya. Ide pokok dari teori – teori Rogers yaitu individu memiliki kemampuan dalam diri sendiri untuk mengerti diri, menentukan hidup, dan menangani masalah–masalah psikisnya asalkan konselor menciptakan kondisi yang dapat mempermudah perkembangan individu untuk aktualisasi diri. Menurut Rogers motivasi orang yang sehat adalah aktualisasi diri.
Jadi manusia yang sadar dan rasional tidak lagi dikontrol oleh peristiwa kanak-kanak seperti yang diajukan oleh aliran Freudian, misalnya toilet trainning, penyapihan ataupun pengalaman seksual sebelumnya.Rogers lebih melihat pada masa sekarang, dia berpendapat bahwa masa lampau memang akan mempengaruhi cara bagaimana seseorang memandang masa sekarang yang akan mempengaruhi juga kepribadiannya. Namun ia tetap berfokus pada apa yang terjadi sekarang bukan apa yang terjadi pada waktu itu.
Perkembangan Kepribadian
Konsep diri (self concept) menurut Rogers adalah bagian sadar dari ruang fenomenal yang disadari dan disimbolisasikan, dimana “aku“ merupakan pusat referensi setiap pengalaman. Konsep diri  merupakan bagian inti dari pengalaman individu yang secara perlahan dibedakan dan disimbolisasikan sebagai bayangan tentang diri yang mengatakan “apa dan siapa aku sebenarnya“ dan “apa yang sebenarnya harus saya perbuat“. Jadi, self concept adalah kesadaran batin yang tetap, mengenai pengalaman yang berhubungan dengan aku dan membedakan aku dari yang bukan aku. Konsep diri ini terbagi menjadi 2 yaitu konsep diri real dan konsep diri ideal. Untuk menunjukkan apakah kedua konsep diri tersebut sesuai atau tidak, Rogers mengenalkan 2 konsep lagi yaitu:
1. Incongruence Incongruence
ketidakcocokan antara self yang dirasakan dalam pengalaman aktual disertai pertentangan dan kekacauan batin.
2. Congruence
Congruence berarti situasi dimana pengalaman diri diungkapkan dengan seksama dalam sebuah konsep diri yang utuh, integral, dan sejati.
Rogers mengemukakan lima sifat khas dari seseorang yang berfungsi penuh:
1. Keterbukaan pada pengalaman
Bahwa seseorang tidak bersifat kaku dan defensif melainkan bersifat fleksibel, tidak hanya menerima pengalaman yang diberikan oleh kehidupan, tapi juga dapat menggunakannya dalam membuka kesempatan lahirnya persepsi dan ungkapan ungkapan baru.
2. Kehidupan eksistensial
Orang yang tidak mudah berprasangka ataupun memanipulasi pengalaman melainkan menyesuaikan diri karena kepribadiannya terus-menerus terbuka kepada pengalaman baru.
3. Kepercayaan terhadap organisme orang sendiri
Bertingkah laku menurut apa yang dirasa benar, merupakan pedoman yang sangat diandalkan dalam memutuskan suatu tindakan yang lebih dapat diandalkan daripada faktor-faktor rasional atau intelektual.
4. Perasaan bebas
Semakin seseorang sehat secara psikologis, semakin mengalami kebebasan untuk memilih dan bertindak.
5. Kreativitas
Seorang yang kreatif bertindak dengan bebas dan menciptakan hidup, ide dan rencana yang konstruktif, serta dapat mewujudkan kebutuhan dan potensinya secara kreatif dan dengan cara yang memuaskan.


F.      Teori Orang Yang Produktif Model Fromm
Berikut ini kita akan mengulas lebih dalam mengenai teori-teori Fromm. Fromm mengemukakan lima kebutuhan yang berasal dari dikotomi kebebasan dan keamanan:
1.       Need For Relatedness
Manusia yang menyadari hilangnya ikatan utama dengan alam dan ikatan satu sama lain menjadikan manusia menemukan keserasian baru yang lebih manusiawi sebagai ganti pramanusiawi yang sudah hilang dan tidak bisa diperoleh kembali. Sebagai akibatnya, manusia harus mencari ikatan-ikatan baru dengan orang lain dan menemukan suatu perasaan hubungan dengan mereka untuk menggantikan ikatan-ikatan yang hilang dengan alam. Menurut Fromm, pemuasan kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain sangat penting untuk kesehatan psikologis.
2.       Need for Identity
Manusia sebagai individu yang unik membutuhkan perasaan identitas. Masing –masing individu memiliki tingkat kesadaran diri dan pengetahuan tentang kemampuannya. Cara yang sehat untuk memuaskan kebutuhan identitas yaitu dengan individualitas, suatu proses di mana seseorang mencapai perasaan tertentu tentang identitas diri. Orang yang perasaan individualitasnya berkembang dengan baik akan dapat mengontrol kehidupannya sendiri.
3.       Need for Trancendence
Menjadi pencipta (transcendency): Karena individu menyadari dirinya sendiri dari lingkungannya, mereka kemudian mengenali betapa kuat dan menakutkan alam semesta itu, yang membuatnya meras tak berdaya. Orang ingin mengatasi perasaan takut dan ketidakpastian menghadapi kemarahan dan ketakmenentuan semesta. Orang membutuhkan peningkatan diri, berjuang untuk mengatasi sifat fasif dikuasai alam menjadi aktif, bertujuan dan bebas, berubah dari makhluk ciptaan menjadi pencipta. Seperti menjadi keterhubungan, transendensi bisa positif (menciptakan sesuatu) atau negatif (menghancurkan sesuatu).
4.       Need for Rootedness
Menurut Fromm, cara yang yang positif adalah dengan membangun perasaaan persaudaraan dengan sesama umat manusia, yaitu dalam masyarakat.
5.       frame of Orientation and Devotion
Pencarian perasaan diri yang unik adalah suatu pencarian atau konteks di mana seseorang menginterpretasikan semua gejala dunia. Dasar ideal krangka orientasi adalah pikiran, yaitu sarana yang digunakan seseorang untuk mengembangkan gambaran realistis dan objektif tentang dunia.
  Struktur Kepribadian Menurut Erich Fromm
Fromm menyebut kepribadian yang sehat adalah yang berorientasi produktif dan yang tidak sehat adalah yang berorientasi non produktif.
1.       Orientasi Produktif
Tipe karakter yang mengutamakan kehidupan.Dalam pandangan Fromm, orang tipe ini mencintai kehidupan dan ingin membentuk atau mempengaruhi orang lain dengan cinta,dengan akal dan contoh. Aspek-aspek kepribadian yang sehat dengan orientasi produktif menurut fromm:
Cinta yang produktif : suatu hubungan manusia yang bebas dan sederajat dimana patner-patner dapat mempertahankan individualitas mereka. Mencintai berarti bersungguh-sungguh memperhatikan kesejahteraan mereka, serta membantu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Cinta yang produktif merupakan suatu kegiatan bukan suatu nafsu, tidak terbatas pada cinta erotis, tetapi mungkin cinta persaudaraan atau cinta keibuan.
Pikiran yang produktif : meliputi kecerdasan, pertimbangan dan objektifitas. Pikiran yang produktif berfokus pada seluruh gejala dengan mempelajarinya, bukan pada kepingan-kepingan dan potongan-potongan gejala yang terpisah. Menurut fromm semua penemuan dan wawasan yang hebat melibatkan pikiran objektif dimana para pemikir didorong oleh ketelitian, respek dan perhatian untuk menilai secara objektif seluruh permasalahan yang ada.
Kebahagiaan : suatu bagian integral dan hasil kehidupan yang berkenaan dengan orientasi produktif.kebahagiaan bukan semata-mata suatu perasaan atau keadaan yang menyenangkan, melainkan juga suatu kondisi yang meningkatkat seluruh organism menghasilkan perubahan gaya hidup, kesehatan fisik, dan pemenuhan potensi seseorang.
Suara Hati : sendi yang penting dalam menggerakkan manusia menurut orientasi produktif. Fromm membedakan suara hati dalam dua tipe, yaitu suara hati otoriter dan suara hati humanistis.
2.       Orientasi non-Produktif
Fromm meembagi orientasi non produktif ke dalam lima tipe karakter manusia, yaitu:
Tipe Karakter Menerima(Receptive Character Type) dalam pandangan fromm,tipe karakter menerima adalah orang yang percaya sumber segala kepuasan terletak diluar diri mereka sendiri.Kebayakan karakter demikian periang dan bersahabat.
Tipe Karakter Eksploitatif(Exploitative Character type) Fromm percaya bahwa individu dengan tipe eksploitatif melakukan relasi yang tidak produktif terhadap sesame. Akibatnya, mereka mengeksploitasi orang lain untuk mencapai tujuannya.
Tipe karakter Penimbun(Hoarding Character Type) Tipe karakter ini memiliki kepercayaan kecil akan kebaikan di dunia luar.
Tipe Karakter Nekrophilia (Necrophilious Character Type) Mereka adalah tipe orang yang tertarik dan berpenampilan pada segala bentuk kematian. Mereka senang berbicara soal penyiksaan, kematian dan penguburan. Lebih jauh mereka sangat terikat dengan kekuatan dan kekuasaan.
Tipe Karakter Pasar (Marketing Character Type) Fromm mengatakan bahwa orientasi ini hanya berkembang pada masyarakat ulfillm.

G.    Teori Orang Yang mengaktualisasikan-Diri Model Maslow
5)       Kebutuhan Dasar 1 : Kebutuhan Fisiologis
Umumnya kebutuhan fisiologis bersifat neostatik (usaha menjaga keseimbangan unsur-unsur fisik) seperti makan, minum, gula, garam, protein, serta kebutuhan istirahat dan seks.Kebutuhan fisiologis ini sangat kuat, dalam keadaan absolut (kelaparan dan kehausan) semua kebutuhan lain ditinggalkan danorang mencurahkan semua kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan ini.
2)      Kebutuhan Dasar 2 : Kebutuhan Keamanan (Safety)
Sesudah kebutuhan keamanan terpuaskan secukupnya, muncul kebutuhan keamanan, stabilitas, proteksi, struktur hukum, keteraturan, batas, kebebasan dari rasa takut dan cemas. Kebutuhan fisiologis dan keamanan pada dasarnya adalah kebutuhan mempertahankan kehidupan. Kebutuhan fisiologis adalah pertahanan hidup jangka pendek, sedang keamanan adalah pertahanan hidup jangka panjang.
3)      Kebutuhan Dasar 3 : Kebutuhan Dimiliki dan Cinta (Belonging and Love)
Sesudah kebutuhan fisiologis dari keamanan ulfillm terpuaskan, kebutuhan dimiliki atau menjadi bagian dari kelompok ulfil dan cinta menjadi tujuan yang dominan. Orang sangat peka dengan kesendirian, pengasingan, ditolak lingkungan, dan kehilangan sahabat atau kehilangan cinta. Kebutuhan dimiliki ini terus penting sepanjang hidup. Ada dua jenis cinta (dewasa) yakni Deficiency atau D-Love dan Being atau B-love. Kebutuhan cinta karena kekurangan, itulah Dlove; orang yang mencintai sesuatu yang tidak dimilikinya, seperti harga diri, seks, atau seseorang yang membuat dirinya menjadi tidak sendirian. Misalnya : hubungan pacaran, hidup bersama atau perkawinan yang membuat orang terpuaskan kenyamanan dan keamanannya. D-love adalah cinta yang mementingkan diri sendiri, yang memperoleh daripada memberi. B-Love didasarkan pada penilaian mengenai orang lain apa adanya, tanpa keinginan mengubah atau memanfaatkan orang itu. Cinta yang tidak berniat memiliki, tidak mempengaruhi, dan terutama bertujuan memberi orang lain gambaran positif, penerimaan diri dan perasaan dicintai, yang membuka kesempatan orang itu untuk berkembang.
4)      Kebutuhan Dasar 4 : Kebutuhan Harga Diri (Self Esteem)
Ketika kebutuhan dimiliki dan mencintai sudah ulfillm terpuaskan, kekuatan motivasinya melemah, diganti motivasi harga diri. Ada dua jenis harga diri :
1. Menghargai diri sendiri (self respect) : kebutuhan kekuatan, penguasaan, kompetensi, prestasi, kepercayaan diri, kemandirian, dan kebebasan.
2. Mendapat penghargaan dari orang lain (respect from other) : kebutuhan prestise, penghargaan dari orang lain, status,ketenaran, dominasi, menjadi orang penting, kehormatan,
diterima dan apresiasi. Orang membutuhkan pengetahuan bahwa dirinya dikenal dengan baik dan dinilai dengan baik oleh orang lain.
5)      Kebutuhan Dasar 5 : Kebutuhan Aktualisasi Diri
Akhirnya sesudah semua kebutuhan dasar terpenuhi, muncullah kebutuhan meta atau kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan menjadi sesuatu yang orang itu mampu mewujudkannya secara maksimal seluruh bakat –kemampuann potensinya. Aktualisasi diri adalah keinginan untuk memperoleh kepuasan dengan dirinya sendiri (Self ulfillment), untuk menyadari semua potensi dirinya, untuk menjadi apa saja yang dia dapat melakukannya, dan untuk menjadi kreatif dan bebas mencapai puncak prestasi potensinya.Manusia yang dapat mencapai tingkat aktualisasi diri ini menjadi manusia yang utuh, memperoleh kepuasan dari kebutuhan kebutuhan yang orang lain bahkan tidak menyadari ada kebutuhan semacam itu.


BAB III
ANALISIS
Contoh Kasus 1
Olga Syahputra atau lebih dikenal dengan nama Olga Syahputra (lahir di Jakarta, 8 Februari 1983 umur 31 tahun) adalah seorang aktor, pelawak, dan pembawa acara indonesia. Olga seringkali berperan sebagai waria. Namun Olga menampik kalau dirinya adalah seorang homoseksual.
             Siapa yang tidak tahu dengan Olga Syahputra, pria yang berprofesi sebagai aktor, pelawak dan juga presenter ini memang sangat populer di jagat hiburan tanah air. Namun ia tidak begitu saja tenar, kisah hidup Olga Syahputra menjadi artis tidaklah semudah yang kita bayangkan. Lalu bagaimana kisah hidup Olga Syahputra hingga bisa menjadi artis tersohor seperti saat ini ? berikutceritannya.Kisah hidup Olga Syahputra menjadi artis diawali dari kesuakannya yang sering meminta tanda tangan serta foto bareng idolanya. Keberuntungan menghampiri dirinya saat ia diajak bermain dalam film Lenong Bocah. Namun Olga tak lantas begitu saja langsung berakting, ia harus mengikuti latihan terlebih dahulu di Sanggar Ananda, dimana Olga terpaksa menjual kulkasnya demi membayar biaya kursus di Sanggar ini.Selama aktif di Sanggar Ananda, Olga Syahputra juga sering diajak syuting meski hanya sebagai peran pendukung, Olga pun pernah menjadi asisten penyayi Rita Sugiarto kala itu. Keuletan Olga akhirnya berbuah manis,  ia ditawari untuk berperan dalam dua buah sinetron berbeda, Kawin Gantung dan Si Yoyo. Tak hanya itu, Olga juga mulai merambah ke dunia Presenter dengan menjadi presenter Ngidam di SCTV berpasangan dengan Jeremy Thomas.Tahun 2005 nampaknya akan menjadi tahun yang sangat dikenang dalam kisah hidup Olga Syahputra, karena pada tahun ini nama Olga Syahputra mulai dikenal publik berkat perannya dalam acara komedi Jangan Cium Gue dan Extravaganza ABG. Namanya mulai benar-benar melambung setelah pada awal 2007 bergabung bersama Indra Bekti dan Indy Barends di acara Ceriwis – Trans TV. Setahun kemudian, Olga menjadi presenter TV di acara musik Dahsyat – RCTI  yang masih berlangusng hingga sekarang.Tidakhanya berkecimpung di dunia presenter, Olga juga terjun ke dalam industri Film. Tercatat hingga kini (juni-2012) sudah ada delapan Film yang dibintangi Olga Syahputra, diantaranya adalah Susahnya Jadi Perawan (2008), Cintaku Selamnya (2008), Pacar hantu Perawan (2011), dan lain sebagainya. Kegiatan Olga dalam jagat hiburan tanah air semakin lengkap setelah ia juga merambah dunia musik lewat dua single-nya, yaitu hancur Hatiku dan Jangan Ganggu Aku lagi.Kisah hidup Olga Syahputra yang sedemikian luar biasa membawanya meyabet banyak penghargaan, diantaranya adalah sebagai Presenter Musik Variety Show Terfavorit dan Pelawak Terfavorit dalam ajang Panasonic Awards tahun 2009 dan 2010, Pembawa Acara Favorit di Inonesia Kids Choice Awards 2009, serta terpilih menjadi Presenter Talent Show Terfavorit dalam Panasonic Gobel Awards tahun 2012.Baru-baru ini, Olga juga mengembangkan bisnisnya dengan membuka sebuah butik bersama dengan adik perempuannya, Reny Nurma yang bernama “Rumah Olga Syahputra” yang berlokasi di lantai 1 Los C2 No. 3A, ITC Kuningan, Jakarta Selatan. Ia mengatakan bahwa bisnisnya ini juga membantu adiknya yang sedang liburan kuliah.
            Demikianlah cerita mengenai kisah hidup Olga Syahputra, satu nilai kehidupan yang dapat kita ambil dari kisah hidup Olga Syahputra ini adalah dengan keuletan dan ketekunan kita bisa menggapai apapun yang kita cita-citakan. Jadi mari kita tetap berjuang dan jangan pernah menyerah. Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung.
Karier
Sulung dari 7 bersaudara pasangan Nur Rahman dan Nurshida ini awalnya hanya penggemar yang sering meminta tanda tangan serta foto bareng idolanya. Keberuntungan menghampiri saat dirinya ditawari bermain di film Lenong Bocah. Sayangnya pria berdarahJawa-Minang ini diharuskan ikut latihan terlebih dahulu di Sanggar Ananda. Karena tak punya uang, Olga terpaksa menjual kulkas demi membayar kursus di Sanggar Ananda. Sahabat Olga, Bertrand Antolin yang kemudian mengulurkan bantuan dengan membelikan Olga kulkas baru.[1]
Selama aktif di Sanggar Ananda, Olga juga sering ikut syuting meski hanya peran-peran minor. Olga juga pernah menjadi asisten penyanyi Rita Sugiarto. Ketekunan Olga berbuah manis. Setelah sempat berperan di sinetron Kawin Gantung dan Si Yoyo, Olga menjadi presenter Ngidam di SCTV bersama dengan Jeremy Thomas. Olga juga bermain di acara komedi Jangan Cium Gue dan disusul Extravaganza ABG tahun 2005 namanya mulai dikenal. Namanya benar-benar melambung di awal 2007 setelah bergabung bersama dua rekannya Indra Bekti dan Indy Barends di acara Ceriwis Trans TV.[2]
Setelah tidak lagi menjadi presenter acara Ceriwis, Olga membawakan acara Online di Trans TV bersama Jeng Kellin dan Ayu Dewi. Mulai tahun 2008, Olga menjadi presenter TV acara musik Dahsyat di stasiun RCTI bersama Luna Maya dan Raffi Ahmad. Olga juga pernah menjadi pemain di Opera Van Java Trans7 dari 2008-2010. Di tahun yang sama Olga mulai bermain di acara sahur di Trans TV sejak tahun 2008-2014. Kemudian dilanjutkan di acara Pesbukers ANTV bersama Jessica IskandarRaffi Ahmad dan pemain lainnya.
Selain menjadi presenter, ia juga membintangi beberapa film layar lebar, di antaranya Skandal Cinta Babi Ngepet dan Mau Lagi. Film Mau Lagi sebelumnya dicekal dan tidak dapat beredar. Namun setelah berganti nama menjadi Cintaku Selamanya, film ini diberi izin untuk diedarkan. Tak puas hanya menjadi presenter dan bintang film, Olga mulai merambah dunia tarik suara. Olga telah merilis dua single, yaitu Hancur Hatiku (2009) dan Jangan Ganggu Aku Lagi (2010) yang keduanya merupakan lagu ciptaan Charly Setia Band dengan label Nagaswara.
Selama berkarier di dunia hiburan Olga juga memenangkan penghargaan sebagai Presenter Acara Variety Show Music Terfavorit dan Pelawak Terfavorit dalam Panasonic Awards 2009 dan Panasonic Gobel Awards 2010 yang disiarkan di RCTITPI (sekarang MNC TV), dan Global TV.
Kehidupan pribadi
Olga juga merupakan sahabat dari aktor dan presenter Raffi Ahmad dan kakak dari Billy Syahputra.
Olga juga mengembangkan bisnisnya dengan membuka sebuah butik bersama dengan adik perempuannya, Reny Nurman yang bernama "Rumah Olga Syahputra" yang berlokasi di lantai 1 Los C2 No. 3A, ITC Kuningan, Jakarta Selatan. Ia mengatakan bahwa bisnisnya ini juga membantu adiknya yang sedang liburan kuliah.
Kesehatan
Pada bulan April 2014, Olga Syahputra mengalami penyakit radang selaput otak yang sebelumnya dikabarkan Olga terkena kanker hingga dugaan mengalami guna-guna, ini terlihat dari rasa sakit kepala dan terus menurunnya daya tahan tubuh dari hari ke hari. Olga sempat dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, lalu karena keadaan belum membaik, Olga sempat melakukan pengobatan di Jerman, sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan perawatan di Singapura.
Kematian
Pada 27 Maret 2015, Olga meninggal dunia di Rumah Sakit Mount ElizabethSingapura karena penyakit meningitis yang sudah dideritanya.[3]
Anakedot Seputar Kematian Olga
·         Sebelum meninggal pada 27 Maret 2015, Olga Syahputra telah dua kali dikabarkan meninggal dunia namun itu hanyalah berita hoax
·         NET. adalah stasiun televisi yang pertama kali mengabarkan kematian Olga dengan menghadirkan live phone manajer Olga, Mak Vera dengan Vannico Soekarno dalam Entertaiment News Update.[4]
·         Kematiannya sempat menjadi trending topic worldwide di twitter dengan tagar #RIPOlgaSyahputra
·         Trans TV adalah stasiun televisi pertama yang membuat acara tribute untuk Olga di acara Late Night Show pada malam itu juga.
·         Televisi yang menayangkan prosesi pemakaman Olga secara live adalah RCTI dan Trans TV
·         Dikabarkan bahwa jenazah Olga tidak kaku walaupun sudah 10 jam. Menurut Ustad Zacky Mirza, jenazahnya juga gemuk, gondrong, dan tak ada cacat sedikitpun. Wajah mendiang Olga pun juga putih bersih.[5]
·         Pemakamannya berlangsung ricuh karena banyak orang yang ingin ikut mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya seperti pemakaman Ustad Jefri Al-Buchori
·         Setelah dimakamkan, makam Olga banyak dikunjungi peziarah sampai pernah dikabarkan ambles.[6] Banyak juga yang berjualan aksesoris berbau Olga di makam mendiang. Banyak pula yang berfoto selfie di makam Olga.

 Analisis contoh kasus
            Teori kepribadian dari Allport adalah psikologi individual. Allport menekankan pada keunikan individual. Ia yakin bahwa usaha untuk mendeskripsikan manusia dalam bentuk sifat yang umum, merampas keunikan individual mereka. Allport lebih optimis tentang kodrat manusia daripada freud, orang tuannya menekankan pentingnya kerja keras. Gambaran manusia yang diutaraka Allport adalah positif, penuh harapan, dan menyanjung-nyanjung. Allport lebih suka mempelajari hanya orang-orang dewasa yang matang dan hanya sedikit saja berbicara mengenai orang-orang yang neurotis karena orang-orang dengan neurotis terikat dan terjalin erat pada pengalaman masa kanak-kanak.  Dalam hal ini sangat berkaitan erat dengan contoh kasus dari Olga syahputra, Olga merupakan pribadi yang unik, kreatif, pekerja keras, tekun serta memiliki daya juang yang tinggi. Kegigihannya dalam memegang teguh komitmennya untuk terus dalam jalur entertainment cukup pantas untuk diacungkan jempol sebagaimna kita tahu persaingan untuk ada di dunia hiburan televisi pasti banyak saingannya, dan Olga konsisten untuk tetap berusaha dijalannya, sampe akhirnya dia berada dalam puncak karirnya seperti yang sekarang dia adalah satu satunnya comedian terlaris dan nomer satu di Indonesia. Banyak juga orang yang Olga bantu seperti kita lihat saja keluargannya dan orang-orang disekeliling masyaakt itu menunjukan bahwa olga bermental sehat, dan merupakan individu yang sehat. Seperti yang dikatakan Allport manusia yang sehat memiliki kebutuhan terus menerus, mereka tidak suka hal rutin dan mereka mencari-cari pengalaman baru, disini sama seperti yang olga lakukan dia tidak hanya stuck di karirnya saja tapi dia lebih mencoba memberanikan diri untuk terjun mengambil pengalaman baru dalam bidang bisnis clothing an atau berbisnis baju . Olga cukup memiliki kuasa dalam manajemennya karena di lah artis dari menejemen yang bersangkutan yang paling menghasilkan atau yang paling sukses, oleh karena itu Olga di televise sering terlihat mengatur teman temannya yang lain demi acara berlangsung lebih baik dan ini berkaitan dengan teori Allport tentang dorongan dari kepribadian yang sehat memasukkan juga “prinsip penguasaan dan kemampuan”. Olga merupakan satu contoh dalam hal mengejar impiannya dia tidak pernah putus asa, bekerja keras dan tekun,  dari hal terkecil dijalankan dengan ikhlas tanpa banyak keluh kesah sampe akhirnya dia mencapai apa yg dia inginkan. Menurut teori Allport pun disini mereka dibimbing untuk mengejar terhadap sesuatu tujuan jangan pernah berakhir.
Contoh Kasus 2
            Muhammad Rangga Atmaja asalah siswa kelas 4 sd yang memperoleh gelar Honor of Invention dari world Invention Intellectual Property Association (WIIPA) dalam ajang international Young Inventor Exhibition (IYIE) yang diselenggarakan Far East University (FEU) di Tainan, Taiwan pada tanggal 21-23 Januari 2014 lalu.
            Rangga biasanya ia disapa, memperoleh pengharggan ini berkat karyanya yang berjudul Hand Replacement for People with Special Needs. Dalam kompetisi untuk inovator dari tingkat sekolah dasar sampai universitas ini Rangga memperoleh gelar yang termasuk salah satu gelar tertinggi dalam kompetisi ini.
            Selain mendapatkan salah satu penghargaan tertinggi Rangga juga mendapatkanbronze medal dalam karya yang sama, selain itu inovasinya itu juga menjadikannya sebagai inovator termuda yang mampu menyisihkan para pesaing dari negara lainnya. Selain karyanya yang berjudul Hand Replacement for People with Special Needs Rangga juga pernah menciptakan inovasi lain yang diberinya nama Flash Bell (Flash Light and Bell) yang mana inovasi ini juga mendapatkan special awward di International Invention, Innovation & Technology Exhibition (ITEX). Selain itu pada Juli 2013, inovasinya ini juga mendapatkan medali perak dalam kompetisi 5th Life Innovation Student Contest for Green Growth in Korea, hal ini juga melengkapi torehan special awward yang didapatkan dari Korea University Invention Association.
            Selayaknya anak yang seumuran dengannya ia juga suka bermain dan belajar salah satu pelajaran yang ia sukai adalah ipa dan matematika. Seperti anak-anak pada umumnya yang menyukai film kartun, sama halnya dengan Rangga itu terbukti dari karyanya yang berjudul Hand Replacement for People with Special Needs itu yang terinspirasi dari film kartun Inspector Gadget, Rangga terinspirasi dari film ini karna dari ujung tangannya dapat mengeluarkan benda-benda yang dibutuhkan, kemudian ia berfikir bagaimana caranya agar alat ini dapat digunakan untuk orang yang berkebutuhan khusus. Akhirnya dengan dibantu oleh tim dari AYISI (Association of Young Innovator and Science Indonesia) Rangga pun bisa mewujudkan karya ciptaannya ini dan sekaligus bisa mendapatkan berbagai penghargaan dalam kompetisi bertaraf International.

Analisis Teori Kepribadian Sehat menurut Abraham Maslow
            Menurut Abraham Maslow orang yang memiliki kepribadian sehat adalah orang yang mampu mengaktualisasikan dirinya dengan baik dan imbang, mereka juga dapat membutuhkan kebutuhan-kebutuhan yang lebih tinggi yaitu memenuhi potensi-potensi yang mereka miliki serta mengetahui dan memahami dunia sekitar mereka. Selain itu kepribadian yang sehat menurut maslow adalah individu yang berhasil mengembangkan cintanya, bukan lagi diarahkan ke dalam diri sendiri, tetapi bisa diperluas pada orang-orang lain. Individu yang sehat melihat pertumbuhan dan perkembangan orang lain menjadi sama pentingnya pertumbuhan dan perkembangan diri sendiri.
            Jadi , dari teori diatas dapat dilihat bahwa Rangga adalah orang yang mampu mengaktualisasikan dirinya, karna ia mampu melihat potensi apa yang ada dalam dirinya dan berusaha mengembangkannya. Hal ini tidak semata-mata hanya untuk dirinya saja namun hal ini juga ia lakukan demi orang-orang disekitarnya yang memiliki kebutuhan khusus dan melalui karyanya ini ia dapat membantu orang lain yang lebih membutuhkan.
            Selain telah mampu mengaktualisasikan dirinya Rangga juga sudah dapat memenuhi hierarki kebutuhan dari Abraham Malow yaitu kebutuhan fisiologi, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan rasa cinta dan kasih sayang dimana dengan hasil ciptaannya ini ia bisa mendapatkan cinta dan kasih dari semua orang yang telah ia bantu, kebutuhan akan penghargaan kebutuhan ini juga dapat dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang telah ia terima dari ajang international, dan yang terakhir tentu saja mampu mengaktualisasikan diri.
            Jadi, menurut kepribadian sehat yang dikemukakan oleh Abraham Maslow dapat dilihat bahwa Rangga termasuk kedalam orang yang memiliki kepribadian sehat, karna ia dapat melihat potensi yang ada pada dirinya dan ia mampu mengaktualisasikan dirinya sendiri sekaligus membantu orang-orang disekitarnya dan juga dapat  memperoleh penghargaan dari hasil karyanya tersebut. Dan ia juga masuk kedalam orang yang membutuhkan penghargaan sebagai salah satu pembuktian terhadap dirinya sendiri. Dimana prestasinya tersebut dapat membuktikan bahwa ia memiliki pengaktualisasian diri yang tinggi.

IV. DAFTAR PUSTAKA

Feist, Jess dan Gregory J. Feist. 2011. Teori Kepribadian Buku 2 Ed. 7 (2nd book Theories of Personality 7th). Jakarta : Salemba Humanika.
Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan Model-model Kapribadian Sehat. Yogyakarta : Kanisius
Slamet, Suprapti. Markam, Sumarmo. 2008. Psikologi Klinis. Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia
https://id.wikipedia.org/wiki/Olga_Syahputra (diakses pada 31 Maret 2016 3:09 WIB)