Senin, 05 Januari 2015

pengaruh mencontek dalam pembentukan karakter dan masa depan



Kejujuran merupakan aspek yang paling penting dalam kehidupan bermasyarakat itu terbukti dari banyak Norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat menekankan pentingnya kejujuran. Adapun manfaat dari kejujuran yaitu menjadikan hidup seorang itu menjadi lebih positif, secara intern maupun ekstern. Seseorang yang terbiasa jujur, tidak akan mendapatkan kekhawatiran atas akibat kebohongan yang dilakukannya. Selain itu, orang yang terbiasa jujur juga akan mendapat pandangan baik dari lingkungan.
Namun dewasa ini, dalam hal-hal tertentu, kejujuran  sudah tidak menjadi prioritas utama. Dikarenakan adanya tuntutan lain yang dirasa lebih penting. Orang akan mengabaikan kejujuran apabila adanya tujuan yang bisa dicapai, sekalipun harus melakukan kecurangan ataupun kebohongan.hal ini sungguh sanggat memilukan untuk kita semua,salah satu dari bentuk ketidak jujuran adalah sikap menyontek.hal ini banyak terjadi dikalangan pelajar.dan yang lebih menyedihkan lagi menyontek seakan sudah menjadi budaya di indonesia.
Hal ini tak dapat kita biarkan terus terjadi.kita harus bisa meminalisir kecurangan yang terjadi di dalam dunia pendidikan ini.karena hal ini dapat merusakan pembentukan karakter seseorang yang akan  mempengaruhi masa depan orang itu.sehingga jika kita tidak meminalisir kecurangan ini akan makin banyak kerusakan pembentukan karakter yang pada akhirnya akan merusakan masa depan negara kita.
Berdasarkan beberapa teori pengaruh,Pengaruh adalah wajah kekuasaan yang diperoleh oleh orang ketika mereka tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan.pendapat lainnya Pengaruh merupakan bentuk dari kekuasaan yang tidak dapat diukur kepastiannya.adapun pengaruh kebiasaan mencontek terhadap pembentukan karakter menerut jangka waktu ada dua,yaitu jangka pendek dan jangka panjang.Jangka pendeknya yaitu menimbulkan rasa malas dalam diri orang tersebut.
Sedangkan jangka panjangnya yaitu mengilangkan kepercayaan diri orang tersebut,membuat seseorang itu menjadi mudah berbuat curang karena mereka sering melakukan ketidakjujuran dengan menyontek sehingga membentuk karakter yang tidak baik dalam diri si penyontek,menimbulkan ketidak mandirian karena si penyontek akan terus bergantung kepada orang lain.
Dan membuat kita menjadi lebih bodoh karena tanpa kita sadari saat kita melakukan pebuatan mencontek, pada saat itu juga kita memaksa otak kita untuk berhenti berpikir.sedangkan otak manusia tidak pernah berhenti berpikir dalam kondisi apapun.Jika hal  ini dilakukan secara terus menerus, dampak yang ditimbulkan yaitu berupa melemahnya otak. Dalam jangka panjang, lemahnya otak akan mengakibatkan kebodohan.
Hal ini pun yang dapat mempengaruhi masa depan kita.jika seseorang dari kecil sudah terbiasa melakukan kecurangan maka nantinya ketika mereka dewasa mereka akan melakukan kecurangan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan bagi mereka.seperti contohnya pemimpin kita dalam pemilu.mereka menggunakan berbagai cara kecurangaan untuk dapat menang dapat pemilu seperti money politic,dan lain-lain.
Adapun solusi untuk menghilangkan budaya mencontek yang terjadi di kalangan pelajar yaitu dengan memperkuat keimanan kita.sebagai mana kita tau di dalam agama islam setiap apa yang kita perbuat akan di pertanggung jawabkan nantinya dan allah maha melihat perbuatan kita.sehingga jika kita memperkuat keimanan kita dan mempercaya allah itu maha melihat maka kita akan merasa takut untuk melakukan kecurangan itu.
Menanamkan pemikiran bahwa keberhasilan yang di dapat melalui cara yang jujur akan lebih membahagiakan daripada yang di dapat melalu cara curang.sehingga kita senantiasa memacu diri untuk terus menghasilkan yang terbaik dari diri kita dengan cara yang jujur.semoga ke depannya kita mampu mengurangi kebiasaan mencontek dan menghapus mencontek menjadi budaya.jujur itu lebih baik.


oleh : Nurma oktavia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar