Minggu, 04 Januari 2015

Rindu bunda

karya : Nurma Oktavia 
    Keputusan ku kali untuk pulang kampung sudah bulat.walaupun sulit meninggalkan mama sendirian di jakarta tapi ini adalah keputusan yang terbaik bagiku.awalnya aku berpikir untuk apa pulang kampung ngabisin duit aja.tapi pada suatu hari aku berpikir lagi aku tak sanggup untuk liburan di jakarta karena terlalu banyak masalah di jakarta yang menyiksa batin dan pikiranku sehingga aku butuh tempat untuk menenangkan diri yang jauh dari jakarta yaitu kampung halamanku,padang.saat itu aku memutuskan untuk pulang kampung dalam rangka "Menenangkan Diri".walaupun sullit ku coba untuk kuat karena liburan ini untuk kebaikan ku.segera ku temui ayah yang sedang duduk di ruang tamu lalu ku utarakan niat ku ingin pulang kampung kepada nya.
" yah,ita mau ikut pulang kampung?"kataku kepada ayahku yang sedang duduk santai
" boleh.kebetulan nang sinta ngajakin kamu pulang naik mobilnya."
" iya,ita mau kok naik mobilnya nang sinta.nanti ayah bilangin ya sama nang sinta"
" bilang sendiri aja lewat sms.nih kamu sms nang sinta pakai hp ayah" kata ayah ku sambil menyerahkan hp nya kepada ku
segera ku ambil hp ayah dan segera ku ketik sms yang berisikan kalau aku ingin menumpang mobil nang sinta untuk pulang ke padang,lalu setelah selesai aku mengetik ku kirim sms itu ke no nang sinta.lalu tak berapa lama ku terima smsnya nang sinta yang mengatakan kesetujuannya atas permintaan ku menumpang di mobilnya dan juga ia mengatakan akan menjemputku setelah selesai solat id.
     Suara takbiran terus mengema dari masjid.segera aku,mama,dan ayah ke masjid untuk melaksanakan solat id.seusai solat id aku langsung berkemas-kemas menyiapkan pakaian-pakaian yang akan ku bawa.beberapa jam kemudian datang nang sinta,aku dan ayah bersiap-siap untuk pergi.ku cium tangan serta ku peluk mama dengan perasaan sedih.ku pandangin wajahnya dari kejauhan yang terlihat sedih karena harus berpisah dengan suami dan anak-anaknya untuk beberapa hari.diperjalanan menuju rumah nang sinta aku hanya bisa terdiam sedih.di pertengahan jalan ayah diturunkan karena ayah akan ikut dengan mobilnya tek nila.akhirnya aku sampai di rumah nang sinta.segera nang sinta dan keluargannya berkemas-kemas.sekitar jam 6 sore aku,nang sinta dan keluarganya berangkat menuju pelabuhan.sekitar jam 8 malam kami tiba di pelabuhan.segera saudara ku memasukkan mobilnnya ke dalam kapal.di kapal aku hanya bisa terdiam dan termenung,tanpa ku sadari tiba-tiba air mataku mengalir mungkin karena aku teringat mama di rumah.kupandangi pelabuhan merak yang lama-lama mulai menjauh dari pelabuhan.beberapa jam kemudian terdengar suara awak kapal yang memberitahukan bahwa kami sudah tiba di pelabuhan lampung.aku,nang sinta,dan keluarganya segera naik ke mobil kami.saudaraku menjalankan mobil keluar dari kapal lalu meninggalkan pelabuhan.hari sudah pagi kami memutuskan untuk berhenti dulu untuk makan dan beristirahat sejenak.setelah merasa puas beristirahat kami melanjutkan perjalanan.beberapa kali kami berhenti untuk istirahat dan makan karena perjalanan yang kami tempuh sangat panjang memakan waktu perjalanan  3 hari 2 malam.akhirnya aku sampai di kampung ayah pada hari minggu subuh.aku diantar ayah ku yang kebetulan sudah sampai terlebih dahulu dikampung,berangkat menuju kampung mama ku tercinta.disana semua keluarga ku telah menunggu ku terutama abang ku yang memang sudah terlebih dahulu sampai di kampung sebelum aku dan ayah.beberapa hari aku di kampung,aku sudah bisa melupakan sejenak masalah-masalahku di jakarta.walaupun aku disana bersenang-senang bersama saudara ku tetapi sering sekali aku memikirkan bagaimanaa kondisi mama disana,sudah makan apa belum,lagi ngapain dan banyak lagi.sehingga sering kali aku menangis,menyesal meninggalkan mama sendirian.waktu bergulir begitu cepat sudah waktunya aku dan abang pulang duluan dengan pesawat.aku dan abang diantar ayah ke bandara dengan menggunakan mobil saudaraku.beberapa jam kemudian kami sudah sampai di bandara.kami menunggu cukup lama,akhirnya petugas memberitahukan bahwa pesawat tujuan jakarta akan segera berangkat.aku dan abang bergegas masuk ke dalam pesawat.sekitar 1 1/2 jam pesawat kami tiba di bandara soekarno hatta.karena sudah malam kami bergegas pulang kerumah dengan menggunakan bus damri.sesampainya kami dirumah kami disambut oleh mama dengan pelukan penuh kerinduan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar